Penggunaan Susu Formula

Standard

Susu Formula Bayi adalah susu yang secara khusus diformulasikan sebagai pengganti ASI untuk bayi sampai berusia 6 (enam) bulan. Setiap ibu yang melahirkan harus memberikan ASI Eksklusif kepada Bayi yang dilahirkannya, kecuali dalam keadaan :
a. adanya indikasi medis;
b. ibu tidak ada; atau
c. ibu terpisah dari bayi.
Dalam keadaan sebagaimana dimaksud di atas, ibu, Keluarga, tenaga medis dan tenaga kesehatan lainnya dapat memberikan Susu Formula Bayi.

Pemberian Susu Formula Bayi berdasarkan Indikasi Medis dilakukan dalam hal :
a. Bayi yang hanya dapat menerima susu dengan formula khusus;
b. Bayi yang membutuhkan makanan lain selain ASI dengan jangka waktu terbatas;
c. kondisi medis ibu yang tidak dapat memberikan ASI Eksklusif karena harus mendapatkan pengobatan sesuai dengan standar pelayanan medis;

d. kondisi medis ibu dengan HbsAg (+), dalam hal Bayi belum diberikan vaksinasi hepatitis yang pasif dan aktif dalam 12 (dua belas) jam; dan
e. keadaan lain sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Susu Formula Bayi hanya dapat diiklankan oleh produsen dan/atau distributor pada Media Cetak Khusus tentang Kesehatan. Materi iklan sebagaimana dimaksud harus memuat
keterangan bahwa Susu Formula Bayi hanya dapat diberikan atas keadaan tertentu serta keterangan bahwa ASI adalah makanan terbaik untuk Bayi.

Produsen atau distributor Susu Formula Bayi dan/atau Produk Bayi Lainnya, dilarang melakukan promosi Susu Formula Bayi dan Produk Bayi Lainnya dengan cara sebagai berikut:
a. pemberian contoh produk secara cuma-cuma;
b. pemberian suplai gratis, potongan harga, atau bentuk apapun atas pembelian Susu Formula Bayi sebagai daya tarik dari penjual;
c. pemberian hadiah bagi yang mampu menjual dan/atau membeli Susu Formula Bayi;
d. menjual atau menawarkan dengan cara melebih-lebihkan produk melalui telepon, email dan sarana elektronik lainnya;
e. penawaran atau penjualan langsung Susu Formula Bayi dengan menggunakan jasa sales marketing baik yang datang ke rumah atau tempat sarana umum;
f. penggunaan tenaga kesehatan untuk memberikan informasi tentang Susu Formula Bayi kepada masyarakat;
g. menggunakan gambar Bayi sehat yang seolah-olah menjadi sehat karena penggunaan produknya; dan
h. mengidealkan produknya seolah-olah yang terbaik.

Tenaga kesehatan, dan fasilitas pelayanan kesehatan dilarang melakukan promosi Susu Formula Bayi dan Produk Bayi Lainnya dengan cara apapun.

Advertisements