Gizi Bagi ODHA

Standard

Pada ODHA terjadi peningkatan kebutuhan zat gizi yang disebabkan antara lain karena stres metabolisme, demam, muntah, diare, malabsorbsi, infeksi oportunistik. Selain itu terjadi perubahan komposisi tubuh, yaitu berkurangnya masa bebas lemak terutama otot.

Gizi yang adekuat pada ODHA dapat mencegah kurang gizi, meningkatkan daya tahan terhadap infeksi oportunistik, menghambat berkembangnya HIV, memperbaiki efektivitas pengobatan dan memperbaiki kualitas hidup.

Makanan terbaik untuk anak usia 0-6 bulan adalah ASI, karena itu bayi yang lahir dari seorang ibu dengan HIV positif, harus diberikan pendampingan dan konseling mengenai pemilihan cara pemberian makanan untuk bayinya dan dijelaskan mengenai risiko dan manfaat masing-masing pilihan tersebut.
Ibu juga harus diberikan petunjuk khusus dan pendampingan hingga anak berusia 2 tahun agar dapat tercapai asupan nutrisi yang adekuat sehingga tercapai tumbuh kembang yang
optimal.
Apabila ibu memutuskan untuk tetap menyusui bayinya, maka harus diberikan secara eksklusif 0-6 bulan. Artinya hanya diberikan ASI saja, bukan mixed feeding (ASI dan susu formula bergantian). Pemberian mixed feeding ini terbukti memberikan resiko lebih tinggi terhadap kejadian infeksi daripada pemberian ASI ekslusif. Makanan Pendamping ASI (MPASI) diberikan mulai usia yang dapat digunakan untuk memperkecil resiko transmisi melalui ASI, yaitu : 1) memberikan ASI ekslusif dengan (Inisiasi
Menyusu Dini)/early cessation, 2) memanaskan ASI perah pada suhu tertentu (suhu 660C).
Adanya masalah pada payudara ibu seperti puting yang lecet, mastitis atau abses akan meningkatkan resiko transmisi HIV.

Advertisements